rss
email
twitter
facebook

Minggu, 13 Juni 2010

PREVIEW PIALA DUNIA 2010: Jerman vs Australia

Pers menyebut laga ini tricky game, karena akan mempengaruhi nasib kedua tim di Grup D.

Bagi Jerman, ini laga yang harus dimenangkan agar tidak ingin kerja ekstra keras saat menghadapi Serbia dan Ghana. Tim Panser menebar ancaman sejak persiapan, dengan mencetak gol di seluruh dari tiga laga pemanasan; melawan Malta, Hongaria, dan Bosnia-Herzegovina. Kemenangan paling mengesankan diperoleh saat mengalahkan Bosnia.

"Kami telah melakukan segala yang kami bisa. Kami tidak bisa melakukannya lebih dari itu," ujar Joachim Loew, pelatih Jerman.

Loew cukup puas dengan performa timnya, tapi pers mengkritik kebijakannya yang lebih memilih pemain berdasarkan reputasi ketimbang performa. Ia lebih menyukai Miroslav Klose, yang telah berusia 32 tahun dan lebih banyak duduk di bangku cadangan Bayern, ketimbang Cacau.

Ia juga lebih menyukai Podolski ketimbang striker lainnya. Loew seolah yakin Klose akan bisa tampil seperti di Piala Dunia 2002 dan 2006, dan Podolski masih bisa bermain seperti di Euro 2008.

Bagi Australia, laga pertama ini mungkin bukan must-win game, tapi must-draw game. Skenario Pim Verbeek adalah meraih satu angka melawan Jerman, dan kerja keras di dua laga berikut melawan Serbia dan Ghana.

Verbeek memang tidak terlalu berharap banyak bisa meraih tiga angka, sehubungan hasil tak mengesankan di tiga laga persahabatan; mengalahkan Selandia Baru dan Denmark, dan dipecundangi AS 3-1.

Selain itu, Verbeek bukan Guus Hiddink. Di bawah Hiddink, Australia dihormati karena memiliki pelatih kaya reputasi. Verbeek relatif hanya punya nama di kawasan Asia.

Verbeek masih akan menurunkan skuad yang sama seperti di empat tahun lalu. Bedanya, ia tidak lagi memainkan sistem 3-3-3-1 yang diwariskan Hiddink, tapi 4-2-3-1 yang lebih pragmatis.

Jika Loew tidak punya masalah dengan cedera pemain, Verbeek masih belum memutuskan apakah akan menjadikan Brett Emerton dan Harry Kewell sebagai starter atau tidak. Keduanya mengatakan telah pulih, tapi meragukan bisa bermain 90 menit.

Australia telah tiga kali hadir di Piala Dunia, dua sebelumnya; 1974 dan 2006, di tanah Jerman. Philipp Lahm akan menjadi kapten timnas Jerman termuka, yaitu pada usia 26 saat menggantikan Michael Ballack.


Jerman
19-11-2009 Jerman 2 - 2 Pantai Gading
04-03-2010 Jerman 0 - 1 Argentina
13-05-2010 Jerman 3 - 0 Malta
30-05-2010 Hungary 0 - 3 Jerman
04-06-2010 Jerman 3 - 1 Bosnia-Herz

Australia
06-01-2010 Kuwait 2 - 2 Australia
03-03-2010 Australia 1 - 0 Indonesia
24-05-2010 Australia 2 - 1 Selandia Baru
01-06-2010 Australia 1 - 0 Denmark
05-06-2010 United States 3 - 1 Australia


Situasi Jerman
Loew tampaknya akan menurunkan starting XI yang tampil melawan Bosnia-Herzegovina, dengan Lukas Podolski, Piotr Trochowski, dan Miroslav Klose, di posisi menyerang, bersama Mesut Ozil. Holger Badstuber juga masih akan menghuni left-back, dengan Arne Friedrich dan Per Mertesacker berduet di jatung pertahanan. Kapten Philipp Lahm beroperasi di kanan. Di lini tengah; Bastian Schweinsteiger dan Sami Khedira akan saling mengisi.

Cacau, Marko Marin, dan Thomas Mueller, harus rela duduk di bangku cadangan, meski ketiganya tampil mengesankan sepanjang laga persahabatan.

Prakiraan Susunan Pemain: Neuer–Lahm, Friedrich, Mertesacker, Badstuber-Khedira, Schweinsteiger–Trochowski, Ozil, Podolski – Klose


Situasi Australia
Kabar baik muncul di kamp latihan Australia. Tim Cahill, Brett Emerton, dan Harry Kewell, cukup fit untuk menjadi starter di laga pembuka. Namun segalanya tergantung Pim Verbeek, untuk memutuskan apakah ketiganya turun sejak menit pertama. Cahill sudah pasti menjadi starter, tapi mungkin tidak dua lainnya. Richard Garcia dan Joshua Kennedy lebih pantas.

Kabar tak mengenakkan juga muncul. Penjaga gawang Brad Jones memutuskan mundur dari timnas Italia dengan alasan keluarga. Akibatanya, Verbeek memanggil Eugene Galekovic sebagai pengganti. Galekovic akan duduk di bangku cadangan saat Australia menghadapi Jerman.

Prakiraan Susunan Pemain: Schwarzer–Wilkshire, Moore, Neill, Chipperfield–Culina, Grella–Garcia, Cahill, Bresciano–Kennedy

Pemain Layak Diamati
Cacau: Cacau mungkin bermain dari bangku cadangan, tapi berapa menit pun dia bermain publik akan menunggu aksinya. Ia sebenarnya lebih superior dibanding Klose, tapi Loew lebih suka mendudukannya di bangku cadangan. Bermain 180 menit di laga persahabatan, pemain kelahiran Brasil itu mencetak tiga gol.

Ia lebih kreatif, dan menjadi dimensi baru di timnas Jerman. Jika diberi kesempatan di laga pertama Piala Dunia 2010, siapa pun yakin Cacau akan mencetak gol pertamanya.

Tim Cahill: Jika ada pemain paling bersinar saat Australia menghadapi AS, mungkin hanya Tim Cahill. Ia mencetak gol, tapi secara konstan mengancam pertahanan AS. Keistimewaan Cahill adalah pada kemampuannya bergerak di lini pertahanan lawan, dan menyelesaikan umpan. Jerman tahu Cahill harus dijaga sepanjang laga, tapi Cahill yakin ia bisa mempecundangi siapa pun.


Prediksi
Tidak boleh ada kesalahan dalam laga ini. Sedikit saja Jerman melakukannya, Australia akan bisa mengeksploitasinya. Ini laga pertama penyisihan grup, sehingga apa pun bisa terjadi.

Jerman mungkin bisa memenangkan laga ini, tapi harus berjuang ekstra keras untuk menghasilkan gol. Australia hanya akan mengandalkan Cahill. Ketika lini belakang Jerman bisa mentralisir pergerakannhya, Socceroos gigit jari.

Jerman diunggulkan memenangkan laga 47 persen. Australia hanya 24 persen. Kemungkinan seri 29 persen.

Jerman 2-0 Australia

0 komentar:

Posting Komentar