rss
email
twitter
facebook

Jumat, 11 Juni 2010

PREVIEW PIALA DUNIA 2010: Korea Selatan vs Yunani


Korea Selatan (Korsel) hanya sekali memenangkan laga Piala Dunia di luar negaranya, yaitu ketika mengalahkan Togo 2-1 di Piala Dunia 2006. Yunani baru dua kali tampil di Piala Dunia.

Ketika kali pertama tampil di Piala Dunia 1994, Yunani kalah di tiga laga penyisihan grup. Mereka menjadi juara Euro 2004, tapi gagal hadir di Piala Dunia 2006. Bagi pelatih Otto Rehhagel, Piala Dunia 2010 adalah debutnya.

Sulit memprediksi hasil pertemuan ini, karena keduanya berpotensi terlempar dari penyisihan grup atau menjadi kuda hitam. Lebih sulit lagi, kedua tim hanya sekali bertemu dalam sepuluh tahun terakhir, yaitu saat keduanya bermain 2-2 di Thessaloniki.

Bagi Yunani, kemenangan dalam laga ini akan membuatnya lepas dari pengalaman buruk 16 tahun lalu. Sedangkan bagi Korsel, kemenangan akan membuatnya boleh bermimpi melangkah ke babak kedua kali pertama sepanjang keikut-sertaannya di Piala Dunia di luar negaranya.

Rehhagel yakin masa lalu harus dilupakan, kecuali Euro 2004. Ia juga memperingatkan enam pemain sisa Euro 2004, betapa mereka datang ke Afsel bukan untuk berlibur.

Korsel punya persoalan lain. Taeguk Warriors, julukan Korsel, dihinggapi perasaan rendah diri setiap kali berlaga di luar Asia. Pelatih Huh Jung-moo tahu hal itu. Dia berupaya mengatasinya dengan membangkitkan kenangan kemenangan atas Togo di Piala Dunia 2006.

Huh yakin Park Ji-sung bisa memimpin rekan-rekannya keluar dari situasi ini. Pemain Manchester United (MU) itu diharapkan menggunakan keunggulan staminanya untuk mengintimidasi lini belakang Yunani.

Three-lunged Park, demikian Park Ji-sung dijuluki diharapkan memimpin juniornya menciptakan banyak peluang di pertahanan Yunani. Memang tidak mudah -- karena Yunani bermain dengan formasi 4-5-1 -- tapi selalu ada cara membongkar pertahanan lawan.



Korsel
P Gading 0 - 2 Korsel
Korsel 2 - 0 Ekuador
Jepang 0 - 2 Korsel
Korsel 0 - 1 Belarusia
Spanyol 1 - 0 Korsel

Yunani
Yunani 0 - 0 Ukraina
Ukraina 0 - 1 Yunani
Yunani 0 - 2 Senegal
Yunani 2 - 2 Korut
Yunani 0 - 2 Paraguay


Situasi Korsel
Lee Dong-guk semula diprediksi kehilangan laga pertama akibat cedera, tapi tim medis Korsel memastikan sang striker bisa menghadapi Yunani. Pelatih Huh Jung-moo tidak ingin mengambil risiko dengan menjadikannya starter. Ia mendudukannya Lee di bangku cadangan, bersama Anh Jung-hwan.

Perkiraan Starting Line Up: Lee Woon-jae, Cha Du-ri, Oh Beom-seok, Cho Yong-hyung, Lee Jung-soo, Kim Jung-woo, Ki Sung-yong, Park Ji-sung, Lee Chung-yong, Park Chu-young, Fanis Gekas.


Situasi Yunani
Pelatih Otto Rehhagel harus merombak lini belakangnya, sehubungan cedera yang dialami Vangelis Moras. Dia memasukkan Vassilis Torosidis, yang berarti Loukas Vyntra bergerak ke sayap dan Giourkas Seitaridis duduk di bangku cadangan.

Perkiraan Starting Line Up: Alexandros Tzorvas, Loukas Vyntra, Sotiris Kyrgiakos, Vassilis Torosidis, Nikos Spyropoulos, Alexandros Tziolis, Giorgos Karagounis, Kostas Katsouranis, Giorgos Samaras, Dimitris Salpingidis, Fanis Gekas.


Pemain Layak Diamati
Park Ji-Sung: Pemain Asia paling sukses di Eropa ini telah memenangkan semua gelar di Inggris bersama Manchester United. Di Piala Dunia 2006, pengalamannya berlaga di Inggris tidak banyak membantu Korsel lolos dari babak penyisihan grup. Kini, dia punya kesempatan lagi. Park relatif telah sembuh dari cedera, yang membuatnya absen saat Korsel dikalahkan Spanyol 1-0, dan akan menjadi starter.

Theofanis Gekas: Tak berlebihan jika Gekas menjadi pemain layak diperhatikan. Ia produktif dengan sepuluh gol slama kualifikasi Piala Dunia 2010, meski enam golnya dibuat saat melawan tim lemah Latvia. Gekas telah 47 kali memperkuat Yunani, dan mengoleksi 20 gol. Ia diyakini akan membuat banyak masalah di lini belakang Korsel.

Prediksi
Saat melawan Spanyol, Korsel memperlihatkan kemampuannya menyerang. Di sisi lain, Yunani relatif bukan tim dengan naluri menyerang. Kedua tim memiliki pemain jangkung. Sayangnya, lini belakang Korsel dihuni pemain tak bertubuh besar, yang membuat mereka mudah diintimidasi penyerang Yunani.

Prediktor mengatakan kesempatan Yunani memenangkan laga 36 persen. Korsel 33 persen. Peluang seri 31 persen.

Korsel 1-1 Yunani

0 komentar:

Posting Komentar